MASIH BANYAK OKNUM KADES YANG TIDAK MEMAHAMI FUNGSI PELAYANAN PUBLIK

Banten, 26 Juni 2024

Pemerintahan desa adalah salah satu yang memegang peranan fungsi pelayanan publik, untuk sampai kepada pelayanan publik yang baik pemerintah sudah seharusnya memberikan edukasi dan pelatihan terkait bagaimana seharusnya pelayanan publik itu dilakukan. Apalagi keberadaan kepala desa dalam menjalankan tugasnya lebih banyak di luar kantor ketimbang berada di kantor desa.

Pelayanan dari aparatur desa dalam melayani kepentingan masyarakat sudah menjadi keharusan berada di garda terdepan. Senyum sapa dari aparatur desa akan menjadi penentu awal terjadinya pelayanan publik yang baik, kedisiplinan dan ketertiban dalam pembukuan pun sudah sepatutnya menjadi perhatian serius.

Berdasarkan kunjungan langsung awak media BIN masih banyak aparatur desa yang enggan melaksanakan tutur sapa dengan penuh kesopanan kepada setiap masyarakat yang mengunjungi kantor desa, selain itu para tamu pun sudah seharusnya wajib mengisi buku tamu agar kedatangannya bisa teridentifikasi dan bisa dipertanggung jawabkan.

Sebagaimana pelayanan publik yang baik, tidak semestinya masyarakat yang ingin komunikasi dengan kepala desa di persulit, bahkan untuk meminta informasi nomor telp saja masih banyak para kades yang tidak memahami bahwa saat ini sedang menjabat sebagai pelayan publik. Dengan berbagai macam dalih dan argumentasi para aparatur desa kerap ketakutan untuk memberikan nomor kontak kepala desa.

Inilah bukti dan imbas dari kesewenang wenangan keluarnya aturan perundangan yang lebih mengarah kepada kepentingan politik dan kekuasaan. Padahal SDM dan pelayanan yg baik harus di dahulukan agar menjadi cikal bakal peningkatan kearah yang lebih baik.

Walaupun saat ini dana desa mengalami peningkatan dan masa jabatan kepala desa mengalami penambahan tetap tidak akan menjadikan pemerintahan desa lebih baik jika SDM dan pelayanan kepada masyarakat tidak juga dilakukan peningkatan maka semua itu hanya akan melahirkan oknum oknum kepala desa yang jauh dari aturan sebagai mana mestinya.